Download Majalah Semesta Seni Edisi 2

Berikut isi Majalah Semesta Seni Edisi 2 Krisis Covid-19Lahirkan KreativitasTingkat ‘Dewa’Chryshnanda DwilaksanaPeseni Harus Melek Tradisidan TeknologiPadepokan Seni MahagentaMenuju PadepokanKebanggaan Indonesia Pantang Merana Karena CoronaLahirkan Kreativitas Tingkat ‘Dewa’Bahagia Karena Kawan BahagiaManfaatkan Media DaringKondisi Krisis, Peseni Tetap Eksis Sudut PANDANGChryshnanda DwilaksanaPeseni Harus Melek Tradisi dan Teknologi Kiprah TEATERLab Teater Lumbung Kulik MUSIKPadepokan Seni MahagentaMenuju Padepokan Kebanggaan Indonesia…

Download Majalah Semesta Seni Edisi 1

Berikut isi Majalah Semesta Seni Edisi 1 Komunitas Seni Dapoer Sastra Tjisaoek: Kedepankan ‘Asah, Asih, Asuh’ Sudut Pandang D. Zawawi Imron: Sastra Hadir di Setiap Zaman Kulik MUSIK Yusup OebletKomunitas Tabuhan Nusantara KIPRAH TEATER 1 5Fenomena Teater KampusKARYA PUISI-PROSA 22D Zawawi Imron | Emi Suy | Noorca M MassardiSam Mukhtar Chaniago | Amien KamilSitok Srengenge…

Perempuan Dahulu, Kini, dan Nanti

Karya: Rizki Dickay Ramadhan Apa arti kesetaraan kalau tidak ada perempuan?Perempuan: pendamping bagi laki-lakiSeperti Adam yang diberi Hawa untuk mendampingiBukan nafsu birahi yang mendasariKesepian yang menjadi kunciAndai tanpa Hawa, Adam tidak akan belajar arti dari duniaDunia yang begitu luas tak sebatas pandangan mataBeruntung Hawa masih setia meski tak lagi di surga Kesetaraan bukan sebatas kata…

Agnes Mo dan Segala Macam Kecaman

Agnes Mo dan Segala Macam Kecaman Oleh Rizki Ramadhan Rasa nasionalisme hadir dalam diri manusia dengan berbagai macam perbedaan. Perbedaan ini tidak bisa diberi nilai yang mutlak untuk mengetahui mana yang lebih nasionalis dan tidak. Setiap insan punya sudut pandang dan caranya sendiri dalam mengartikan makna nasionalis. Mulai dari cara berperilaku terhadap diri sendiri maupun…

Sastra dan Refleksi Kehidupan

Sastra dan Refleksi Kehidupan Oleh Rizki Ramadhan Sastra diciptakan bukan sebatas karya yang setelah dibaca lenyap begitu saja. Sastra juga bukan sebuah teks yang hanya hidup dalam buku atau sekadar lembaran. Sebagai karya yang berbentuk teks, sastra memiliki unsur pembangun yang mampu membuat gambaran tentang apa yang sering dirasakan, dialami, bahkan menjadi kebiasaan manusia. Terlebih…

Prahara Budaya

Prahara Budaya Oleh: Rizki Ramadhan Dari Gelanggang, Melalui Lekra Hingga Manifes Kebudayaan yang Terlarang Usaha penyair kondang Chairil Anwar pada pertengahan tahun 1946 membuahkan hasil dengan mendirikan Gelanggang Seniman Merdeka sebagai perkumpulan kebudayaan dengan beberapa orang diantaranya; Asrul Sani, Rivai Apin, M. Akbar Djuhana, Mochtar Apin, M. Balfas. Baharuddin dan Henk Ngantung. Hal tersebut mereka…

Tujuh Unsur Kebudayaan Masyarakat Betawi: Refleksi Masa Kini

Tujuh Unsur Kebudayaan Masyarakat Betawi: Refleksi Masa Kini[1] Oleh: Rizki Ramadhan[2] Kebudayaan memang sangat kompleks untuk dipahami. Pemahaman terkait kebudayaan sangat banyak dan bercabang tergantung bagaimana dan memilih makna yang paling dekat dengan kehidupan. Seperti halnya Koentjaraningrat, dengan ijtihadnya membaca dan memahami berbagai ahli antropologi, ia mampu menyusun unsur-unsur antropologi tersebut menjadi tujuh. Tujuh unsur…

Pribumi dan Kolonialisme dalam Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer

Pribumi dan Kolonialisme dalam Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Oleh Rizki Ramadhan Rizki Ramadhan sedang memantik peserta diskusi. Diskusi Novel dan Film Bumi Manusia oleh HMJ PBSI dan Komunitas Lorong Siapa yang tak kenal Pramoedya Ananta Toer, terkhusus dalam sejarah sastra Indonesia. Pram, nama sapaan yang sering menjadi bahan perbincangan berbagai kalangan, dikenal melalui…

Ziarah ke Makam Sastrawan dan Pahlawan

Pagi itu, tepat pukul 09.00 WIB di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkumpullah 9 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 3 orang perempuan yang berkumpul dalam rangka ziarah ke makam sastrawan dan pahlawan. Ziarah hari itu mengunjungi 2 TPU yang ada di daerah Jakarta yaitu TPU Tanah Kusir dan TPU Karet Bivak. Di TPU…