Sastra dan Refleksi Kehidupan Oleh Rizki Ramadhan Sastra diciptakan bukan sebatas karya yang setelah dibaca lenyap begitu saja. Sastra juga bukan sebuah teks yang hanya hidup dalam buku atau sekadar lembaran. Sebagai karya yang berbentuk teks, sastra memiliki unsur pembangun yang mampu membuat gambaran tentang apa yang sering dirasakan, dialami, bahkan menjadi kebiasaan manusia. Terlebih…
Bulan: September 2019
Prahara Budaya
Prahara Budaya Oleh: Rizki Ramadhan Dari Gelanggang, Melalui Lekra Hingga Manifes Kebudayaan yang Terlarang Usaha penyair kondang Chairil Anwar pada pertengahan tahun 1946 membuahkan hasil dengan mendirikan Gelanggang Seniman Merdeka sebagai perkumpulan kebudayaan dengan beberapa orang diantaranya; Asrul Sani, Rivai Apin, M. Akbar Djuhana, Mochtar Apin, M. Balfas. Baharuddin dan Henk Ngantung. Hal tersebut mereka…
Tujuh Unsur Kebudayaan Masyarakat Betawi: Refleksi Masa Kini
Tujuh Unsur Kebudayaan Masyarakat Betawi: Refleksi Masa Kini[1] Oleh: Rizki Ramadhan[2] Kebudayaan memang sangat kompleks untuk dipahami. Pemahaman terkait kebudayaan sangat banyak dan bercabang tergantung bagaimana dan memilih makna yang paling dekat dengan kehidupan. Seperti halnya Koentjaraningrat, dengan ijtihadnya membaca dan memahami berbagai ahli antropologi, ia mampu menyusun unsur-unsur antropologi tersebut menjadi tujuh. Tujuh unsur…
Pribumi dan Kolonialisme dalam Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer
Pribumi dan Kolonialisme dalam Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Oleh Rizki Ramadhan Rizki Ramadhan sedang memantik peserta diskusi. Diskusi Novel dan Film Bumi Manusia oleh HMJ PBSI dan Komunitas Lorong Siapa yang tak kenal Pramoedya Ananta Toer, terkhusus dalam sejarah sastra Indonesia. Pram, nama sapaan yang sering menjadi bahan perbincangan berbagai kalangan, dikenal melalui…